2016-09-03

BAHASA JEPANG “SAYA”

Kata “saya” merupakan fungsi subjek pembicara dalam kalimat. Dalam bahasa indonesia kata saya ada bermacam macam yang dapat kita gunakan seperti, aku, gwe, den, inyong, ambo, daku, dan masih ada banyak lagi yang memilki kesamaan arti dengan kata saya tersebut, akan tetapi kata saya yang bermacam macam tersebut mempunyai tingkat kesopanan dan penggunaanya masing-masing. Begitupun hal nya dalam bahasa Jepang.

Di Jepang, bahasa Jepang saya juga ada bermacam macam yang dapat kita gunakan sesuai dengan tingkat kesopanan dan kapan dan kepada siapa kata saya tersebut dapat digunakan. Tapi diartikel kali ini kita akan mengelompokkan kata saya dalam bahasa Jepang yang masih digunakan dan sudah tidak digunakan lagi.

1.      Watashi
Kata “saya” kata pertama yang sering digunakan dalam bahasa Jepang yaitu watashi. Kata watashi dapat kita gunakan kepada siapa saja dan oleh siapa saja. Baik digunakan oleh laki laki dan wanita, Yang kecil kepada yang tua, yang tua kepada yang kecil dan yang jabatanyaa paling rendah pun bisa menggunakan watashi kepada bos besar. Jadi dapat diartikan kata watashi dalam penggunaanya tidak dibatasi terhadapa siapapun.

Namun, di Jepang, pada umunya orang Jepang menggunakan kata watashi hanya kepada orang yang baru dikenal karna karna kata watashi pada penggunaanya yang bersifat formal dan terkesan sopan. Akan tetapi lain halnya jika digunakan kepada keluarga atau teman dekat. Menggunakan watasi akan terdengar kita menjaga jarak atau terkesan tidak akrab. Dan biasanya watashi digunakan bagi mereka yang memiliki status sosial yang sederajat.

2.      Watakusi
Watakusi dan watashi hampir dikatakan sama, dikarenakan mereka menggunakan kanji yang sama. tetapi watakushi lebih formal dan lebih sopan. Dalam penggunaanya watakushi lebih sering digunakan oleh pria. mereka yang kalangan atas seperti politisi, pengusaha dan banggsawan ketika dalam urusan resmi.
Penggunaan kata watakushi akan terlihat seseorang itu dewasa, bijaksana dan mampu membawa diri dengan baik.

3.      Boku
Kata yang bayak digunakan oleh pria. Kata ini kata yang tidak bisa dipakai dalam situasi resmi karena kurang formal. Boku digunakan kepada orang yang lebih dekat seperti teman dan keluarga. Tetapi wanita juga menggunakan kata iniuntuk memberi kesan tomboy.

4.      Ore 俺
Kata ore adalah kata yang digunakan hanya oleh pria saja. Kata ini merupakan kata yang tidak sopan. Tapi santai ketika dibawakan untuk berbicara kepada teman. Makanya tidak bisa dipakai ketika terkait dengan hal resmi.

5.      Atashi あたし
Kata dini digunakan hanya oleh wanita, karena yang menggunakan kata atashi ini akan memberi kesan feminim, lembut, manja dan ramah.

6.      Uchi 内
Kata yang sebenarnnya bermakna “dalam, rumah saya/ keluarga saya “ mempunyai ikatan yang kuat antara dirinya dengan orang rumahnya. Dan umumnya kata uchi hanya digunakan oleh wanita.

7.      Washi わし
Kata ini adalah kata yang hanya digunakan oleh orang orang yang telah lanjut usia. Jadi mereka menyebutkan saya dengan kata washi. Nah bagaimana jika anak anak menggunakan kata tersebut akan terlihat aneh.

8.      Nama pribadi
Orang Jepang juga ada yang menyebutkan nama mereka sendiri dalam menyatakan saya. Sama halnya dengan orang indonesia yang kebanyakan memanggil dirinya dengan namanya sediri. Tapi kalau seandainya ada diJepang. Menyebutkan nama sendiri untuk mengatakan saya akan terlihat kekanak kanakan.

Selanjutnya Kata bahasa Jepang saya yang tidak lagi digunakan atau tidak lazim untuk digunakan pada zaman sekarang:

1.      Wagahai 吾輩
Wagahai merupakan kata ganti orang pertama/ dalam hal ini adalah saya yang digunakan oleh orang tua kalangan atas.

2.      Oira おいら
Kata ini merupakan cara lain dalam menyebut kan ore. Kata ini digunakan umumnya hanya pada zaman edo.

3.      Sesha 拙者
Kata sesha adalah kata yang digunakan oleh seorang pejuang pada masa dulunya. Biasanya dulu digunakan oleh seorang samurai, ninja ataupun para pejuang lainnya. Kata sesha mempunyai makna merendahkan diri tetapi arti yang sebenarnya adalah menyatakan orang yang ceroboh.

4.      Atai あたい
Kata atai adalah pengucapan kata atashi. Kata ini biasanya digunakan oleh kaum wanita penghbur di tokyo.

5.      Yo
Kata yo merupakan kata yang digunakan pria yang yang mempunyai kasta tertinggi dalam status sosial.

6.      Warawa 童
Kata warawa digunakan pada masanya oleh istri istri samurai. Yang mempunyai arti merendah diri.

7.      Chin ちん
Terakhir adalah kata chin, kata ini merupakan kata pengganti subjek yang hanya boleh digunakan oleh keluarga kaisar.

Demikian lah kata kata bahasa Jepang saya yang digunakan di Jepang, ada yang masih digunakan dan ada yang sudah tidak lazim digunakan untuk zaman sekarang.

0 comments:

Post a Comment